Al-Quran, Tafsir dan Ta’wil dalam Optik Sayyid Abu al-A’la al-Maududi

Ilmu Al-Quran adalah ilmu yang belum matang, atau bahkan mungkin tidak dapat pernah untuk dimatangkan. Entah karena ide yang terkandung di dalamnya memang bersifat universal dan global atau mungkin ia senantiasa dapat terkait dengan isu-isu kontemporer dari fenomena yang muncul. Karena itulah barangkali salah satu faktor yang menyebabkan ia senantiasa menarik untuk dibicarakan, tidak hanya oleh kalangan internal muslim namun juga non-muslim, tidak hanya oksidentalis namun juga orientalis. Termasuk, persoalan al-Quran itu sendiri dan konsep tafsir dan ta’wil yang senantiasa mengiringi dalam kajian-kajian pemahaman al-Quran. Hingga kini para ahli tafsir senantiasa berbeda pendapat dalam menyikapinya. Baca Selanjutnya…

28 Tanggapan

  1. Al-Qur’an bukan alien yang jarang di temui tetapi Al-Qur’an adalah wahyu yang turun kepada Nabi Muhammad SAW dan untuk menafsirkan Al-Qur’an membutuhkan tafsir dan takwil Al-Qur’an.

  2. al-qur’an adalah,salah satu mukzizat yang di turun kan oleh allah swt,kepada nabi muhammad saw,dimana,bagi umat islam yang membaca dan mengamalkan akan mendapatkan pahala,oleh karena itu untuk memahami isi kandungan al-qur’an diperlukan suatu ilmu,yaitu ilmu tafsir,ilmu tafsir sendiri itu adalah,,ilmu yang mempelajari isi kandungan al-qur’an.

  3. al quran adalah suatu petunjuk bagi seluruh umat manusia yang harus kita pelajari agar kita tau apa maksud dan tujuan al quran yang di turunkan ke muka bumi melalui nabi muhammad,al quran merupakan suatu kitab penyempurnaan dari kitab injil,zabur dan taurat.
    di dalam kitab yang sebelumnya alquran akan di turunkan dan di jelaskan di dalam kitab-kitab sebelumnya yaitu injil,zabur,taurat bahwa akan ada nabi akhir zaman yang akan membawa kitab yang terakhir yaitu kitab AL QURAN yang di maksud adalah nabi MUHAMMAD SAW.yang akan menyampaikan isi kandungan al quran pada seluruh umat manusia.

  4. pada hakikatnya seorang wanita memiliki kewajiban untuk berbakti terhadap suaminya, melayani,menghormati serta menghargai suaminya. dan tidak lepas dari itu pula seorang pria juga memiliki kewajiban untuk menafkahkan, menyayangi serta menjaga istri dan anaknya. karena dalam keluarga suamilah yang menjadi pemimpin. namun bukan berarti seorang suami dapat semena-semena memperlakukan seorang istri dengan tidak wajar seperti halnya kekerasan yang sering terjadi pada lingkungan kita. dan saya rasa hal ini bukan lagi hal yang tabu yang selalu menjadi bahan berita di media khususnya di televisi. seorang suami dan istri juga memiliki hak masing-masng yang harus di pertahankan dan di junjung tinggi,dihormati dan dihargai. dan dengan begitu di dlam rumah tangga akan tercipta keharmonisan dan ketentraman yang sering kita sebut dengan istilah rumah tangga yang sakinah mawaddah warrahmah. amiin

  5. tidak seharurusnya seorang suami memaksakan kehendaknya kapada istri jika sewaktu-waktu istri menolak permintaan suami hendaknya suami mampu melihat situasi dan kondisi yang terjadi pada saat itu. istri merupakan tanggung jawab suami,ketidak taatan seorang istri kepada suaminya seharusnya dapat menjadikan itu sebagai sebuah tantangan dan intropeksi bagi para suami bahwa sebagai pemimpin keluarga dia belum mampu menjadi pemimpin yang baik dan berusaha membawa tanggung jawabnya itu ke arah yang lebih baik, bukan malah memaksakan kehendak, apalagi sampai melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). kalau kita kembali kepada proses penciptaan siti hawa, yang mana pada waktu itu allah mengambil satu tulang rusuk nabi adam untuk menciptakan siti hawa sebagai pendamping hidupnya. hal itu dapat artikan bahwasanya wanita di ciptakan dari tulang rusuk laki-laki, jadi bagaimana mungkin seorang laki-laki melakukan kekerasan terhadap tulang rusuknya sendiri.

  6. al quran adalah suatu mukjizat yang telah di turunkan kepada nabi muhammad secara beransur-ansur ,,,dan alquran sendiri turunya berdasarkan pristiwa-pristiwa yang terjadi pada masa nabi.
    di dalam kitab at tibyan karangan MUHAMMAD ALI AS-SHOBUNI menyatakan bahwa …al quran turun dengan tiga fase.
    fase yang pertama ialah al quran di turunkan ke سماء الدنيا dengan sekaligus
    fase kedua yaitu dari سماءالدنيا ke لوح محفوظ dan ini juga di turunkan secara sekaligus
    fase yang ketiga ialah dari لوح محفوظ di turunkan ke bumi,,dan ini di turunkan secara mutawatir sesuai kejadian yang terjadi pada masa rosul.

  7. al quran turun secara beransur-ansur ia tidak turun secara sekaligus,,menurut para ulama al quran di turunkan atas dua periode yaiotu periode mekkah dan madinah ,periode mekkah brlangsung selama 12 tahun masa kenabian rasul SAW dan surat-surat yang turun pada waktu ini tergolong surat Makkiyyah.
    Sedangkan periode Madinah yang dimulai sejak peristiwa hijrah berlangsung selama 10 tahun dan surat yang turun pada kurun waktu ini disebut surat Madaniyah.

  8. Alquran, tafsir, dan ta’wil.
    3 hal diatas tidak bisa terpisahkan, karena Bahasa Alquran merupakan bahasa yang sangat mujmal (umum/global), yang mana perlu pemahaman khusus, untuk pemahamannya. Tafsir dan Ta’wil itulah alat yang digunakan untuk pemahaman Alquran secara Kaffah ( sempurna ). Bahasa Alquran tidak bisa kita fahami secara terjemahan, karna banyak kata-kata yang bermakan Ambigu didalamnya.
    kebanyakan orang sekarang hanya menggunakan terjemahan, akan tetapi tidak menggunakan tafsir, bahkan lebih parahnya mereka tidak mau bertanya kepada Ahlinya.
    Kenapa Alquran itu menggunakan Bahasa Arab?
    karena Rasulullah diturunkan di Arab karena peradaban diarab saat itu sangat memperihatinkan.

  9. Menurut saya, al-qur’an itu adalah sesuatu yang sangat penting untuk dipelajari dan isinya sangat sempurna. Semua ilmu terdapat di dalamnya.

    Nurul Fitrianti
    1051208183
    semester 9
    STAIN PONTIANAK

  10. menurut pendapat saya membaca tulisan bapak tentang : Alquran, Tafsir dan Takwil, yang mengatakan bahwa Alquran tidak dapat untuk dimatangkan, saya sedikit kurang setuju, karena bahasanya sedikit rancu. Setahu yang kita tahu, bahwa Alquran adalah sesuatu yang universal dan global sedangkan dalam ilmu Alqurn ada cara untuk memahami dan mendalami yaitu dengan ilmu tafsir, takwil dan kemudian dengan memperhatikan Asbabun Nuzulnya.. dalam Alquran juga ada anjuran untuk menggali Alquran bagi mereka yang mau berfikir, walaupun metode : penafsiran Alquran berbeda – beda, dikarenakan sudut pandang yang berbeda, yang berbeda ini hanya bergantung hanya pada produk fikih, tapi kesemuanya ini hanya mengacu kepada bagaimana pada produk cara agar dapat mendalami Alquran yang katakanlah ke arah kematangan.

  11. Al-Quran memang disampaikan dengan bahasa manusia (bahasa arab), hal itu bertujuan supaya bisa dengan cepat diterima dan dapat dipahami oleh manusia. Namun demikian al-Quran bukan hanya diperuntukkan bagi manusia saja tetapi untuk semua hamba Allah. Bahasa Arab menjadi bahasa al-Quran karena rasul pilihan-Nya berasal dari bangsa Arab. Namun karena bahasa yang digunakan oleh Allah bersifat global banyak orang yang salah dalam memahami kandungan al-Quran, untuk itulah kita perlu memahami tafsir sebagai penjelasnya. menurut pandapat dan sejauh yang saya ketahui tafsir bi al-Ma’tsur lah yang paling tepat karena disitu sudah termuat penjelasan dari sbagian ayat yang lain, hadis shahih, dan pendapat kalangan ulama.

    Umamah Assafitriyah 1091109971
    MHS Kls khusus Aliyah
    semester 1 STAIN PTK

  12. Tafsir dan takwil sangat pertlu diketahui oleh umat islam,karena al-qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat manusia tidak mungkin difahami kecuali dengan tafsir dan takwil.Dengan memahami tafsir dan takwil manusia akan dapat mengamalkan al-qur’an dan supaya al-qur’an benar-benar berfungsi dalam kehidupan manusia.karena al-qur’an sebagai petunjuk dan berperan sebagai ilmu pengetahuan.

  13. kandungan al-Quran memang bersifat universal dan global sehingga sulit bagi kita untuk memahaminya. namun bukan berarti Al-Quran ilmu yang mentah. atau bahkan mungkin tidak dapat pernah untuk dimatangkan sebagaimana dijelaskan oleh Ar-Zarkasyi dalam kitab “Al-burhan fi ulumil Qur’an” bahwasanya tafsir ialah ilmu untuk memahami kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. oleh karena itu tafsir sangat erat hubungan nya dengan Al-Qur’an. karena dengan adanya metode tafsir kita dapat memahami isi kandungan dari Al-Qur’an.

  14. Komentar tentang situs membumikan al-Qur’an memerlukan Negara, sangat setuju tapi alangkah baiknya dari kalangan umat islam sendiri dapat membuktikan bahwa al-Qur’an menjadi pedoman hidup dan sebagai rahmatallil’alamin. Tidak hanya dibaca tetapi dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. dengan sendirinya masyarakat dan Negara dapat yakin bahwa al-qur’an merupakan petunjuk bagi umat Islam, tapi kenyataannya masih banyak umat islam yang tidak bisa membaca apalagi mengamalkan isinya.

  15. pendapat bapak tentang ilmu al-Qur’an ilmu yang belum matang sangat tidak setuju, perspektif matang atau tidaknya ilmu al-Quran tergantung individu muslim soal tingkat pemahaman, bukankah allah tidak pernah memberatkan umatnya, yang terpenting adalah bagaimana kesadaran umat Islam mempelajari ilmu al-Qur’an untuk dipahami, dihayati dan yang terpenting adalah untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

  16. sebagaimana telah dikemukakan oleh para ahli tafsir bahwasanya Al-Qur’an merupakan kitab yang istimewa yang sangat berbeda dengan buku-buku yang kita ketahui. karena isi kandungannya yang bersifat universal dan global sehingga menjadi pemicu rasa keingin tahuan kita untuk mengkajinya sebab didalam isi kandungan Al-Qur’an tersebut penuh dengan kerahasiaan yang dapat dijadikan pedoman hidup untuk mencapai suatu kebaikan. oleh karena itu, Al-Qur’an mempunyai hubungan yang sangat erat dengan tafsir dan takwil.

  17. Saya sangat setuju dengan apa yang telah Bapak tulis tentang Al Quran, tafsir dan ta’wil dalam optik Sayyid Abu Al A’la Al Maududi, memandang bahwa Al Quran adalah kitab yang sangat istimewa yang tidak dapat disama persiskan dengan kitab atau buku lainnya dalam menginterpretasikan kandungan pesannya. Namun untuk memperoleh pemahaman tentang Al-Quran seseorang harus bisa mengarahkan suatu makna atau memahami suatu redaksi/kalimat dalam Al-Quran, untuk itu perlu adanya suatu tafsir atau ta’wil yang sangat erat hubungannya dalam menginterpretasikan Al-Quran.
    Disisi lain didalam tulisan yang Bapak buat saya sedikit kurang setuju dengan kata “alien”, sebaiknya kata alien tersebut diganti dengan kata “sulit/susah”.

  18. Nama : Reja wardani
    Nim : 1091210037
    M.K : Ulumul Qur’an
    Smstr/kls : 1/A
    Jur/prodi : Tarbiyah/PBA

    Pemikiran yang dipakai dan penerapan sangat baik, mengapa dikatakan sangat baik ? karena SAYYID ABU AL-A’LA AL-MAUDUDI ketika melakukan atau mengkaji sesuatu tidak hanya memakai pemikiran semata, melainkan diikutsertakan Al-Qur’an agar apa yang dikaji tidak keluar dari koridor yang telah ditentukan.
    Begitu juga mengkaji tentang hal Riba’, dimana beliau tidak langsung memvonis ini salah atau bagaimana-bagaimana, tetapi beliau melihat dulu pantas atau tidak hal itu dikatakan Riba’, kalau pantas dari segi mananya dan kalau tidak pantas apakah hal itu bisa dikatakan Riba’ kemudian Al Maududi menjadikan Al-Qur’an jalan tengah.
    Satu hal lagi pemikiran yang sangat luar biasa yang terdapat pada seorang Al Maududi ia tidak mau membandingkan Al-Qur’an dengan buku-buku biasa yang mudah dipahami orang dalam waktu sekejap, lain dengan Al-Qur’an yang betul-betul dipahami dari dasar kemudian pemikiran yang cerdas.
    Cara penyampaian dakwah beliau, beliau menyampaikan dakwah tidak hanya lewat podium saja tetapi dengan berbagai cara seperti lewat media, beliau benar-benar memanfaatkan tempat kerjanya sebagai jurnalistik tempat memikir secara islam dan tempat dakwah yang sangat strategis dalam menyiarkan agama Allah.

  19. Nama : Reja wardani
    Nim : 1091210037
    M.K : Ulumul Qur’an
    Smstr/kls : 1/A
    Jur/prodi : Tarbiyah/PBA

    Pemikiran yang dipakai dan penerapan sangat baik, mengapa dikatakan sangat baik ? karena SAYYID ABU AL-A’LA AL-MAUDUDI ketika melakukan atau mengkaji sesuatu tidak hanya memakai pemikiran semata, melainkan diikutsertakan Al-Qur’an agar apa yang dikaji tidak keluar dari koridor yang telah ditentukan.
    Begitu juga mengkaji tentang hal Riba’, dimana beliau tidak langsung memvonis ini salah atau bagaimana-bagaimana, tetapi beliau melihat dulu pantas atau tidak hal itu dikatakan Riba’, kalau pantas dari segi mananya dan kalau tidak pantas apakah hal itu bisa dikatakan Riba’ kemudian Al Maududi menjadikan Al-Qur’an jalan tengah.
    Satu hal lagi pemikiran yang sangat luar biasa yang terdapat pada seorang Al Maududi ia tidak mau membandingkan Al-Qur’an dengan buku-buku biasa yang mudah dipahami orang dalam waktu sekejap, lain dengan Al-Qur’an yang betul-betul dipahami dari dasar kemudian pemikiran yang cerdas.
    Cara penyampaian dakwah beliau, beliau menyampaikan dakwah tidak hanya lewat podium saja tetapi dengan berbagai cara seperti lewat media, beliau benar-benar memanfaatkan tempat kerjanya sebagai jurnalistik tempat memikir secara islam dan tempat dakwah yang sangat strategis dalam menyiarkan agama Allah.

  20. SAMSUL ( STAIN KLS KHUSUS)

    Assalamu’alaikum Wr. Wb
    al quran adalah suatu petunjuk bagi seluruh umat manusia yang harus kita pelajari agar kita tau apa maksud dan tujuan al quran yang di turunkan ke muka bumi melalui nabi muhammad,al quran merupakan suatu kitab penyempurnaan dari kitab injil,zabur dan taurat.
    di dalam kitab yang sebelumnya alquran akan di turunkan dan di jelaskan di dalam kitab-kitab sebelumnya yaitu injil,zabur,taurat bahwa akan ada nabi akhir zaman yang akan membawa kitab yang terakhir yaitu kitab AL QURAN yang di maksud adalah nabi MUHAMMAD SAW.yang akan menyampaikan isi kandungan al quran pada seluruh umat manusia.

  21. baniah (Stain)
    Komentar tentang situs membumikan al-Qur’an memerlukan Negara, sangat setuju tapi alangkah baiknya dari kalangan umat islam sendiri dapat membuktikan bahwa al-Qur’an menjadi pedoman hidup dan sebagai rahmatallil’alamin. Tidak hanya dibaca tetapi dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. dengan sendirinya masyarakat dan Negara dapat yakin bahwa al-qur’an merupakan petunjuk bagi umat Islam, tapi kenyataannya masih banyak umat islam yang tidak bisa membaca apalagi mengamalkan isinya.

  22. NOVITA (STAIN KLS KHUSUS)
    Satu hal lagi pemikiran yang sangat luar biasa yang terdapat pada seorang Al Maududi ia tidak mau membandingkan Al-Qur’an dengan buku-buku biasa yang mudah dipahami orang dalam waktu sekejap, lain dengan Al-Qur’an yang betul-betul dipahami dari dasar kemudian pemikiran yang cerdas.
    Cara penyampaian dakwah beliau, beliau menyampaikan dakwah tidak hanya lewat podium saja tetapi dengan berbagai cara seperti lewat media, beliau benar-benar memanfaatkan tempat kerjanya sebagai jurnalistik tempat memikir secara islam dan tempat dakwah yang sangat strategis dalam menyiarkan agama Allah.

  23. ZAITUN (STAIN KLS KHUSUS)
    Satu hal lagi pemikiran yang sangat luar biasa yang terdapat pada seorang Al Maududi ia tidak mau membandingkan Al-Qur’an dengan buku-buku biasa yang mudah dipahami orang dalam waktu sekejap, lain dengan Al-Qur’an yang betul-betul dipahami dari dasar kemudian pemikiran yang cerdas.
    Cara penyampaian dakwah beliau, beliau menyampaikan dakwah tidak hanya lewat podium saja tetapi dengan berbagai cara seperti lewat media, beliau benar-benar memanfaatkan tempat kerjanya sebagai jurnalistik tempat memikir secara islam dan tempat dakwah yang sangat strategis dalam menyiarkan agama Allah.

  24. Al Qur’an dengan bahasanya yang sangat indah, bahasa syair, dengan ayat2 Mutasyabihat, tentunya tidak bisa kita terima secara lahiriyahnya saja. Namun mesti kita telaah dengan kajian tafsir dan ta’wil. seperti yang telah dikemukan oleh Al Maududi bahwasanya Al Qur’an, Tafsir dan Ta’wil tidak dapat dipisahkan. Bahasa Al Qur’an yang harus kita kaji lagi maknanya dari berbagai sudut pandang. yang dikaji dengan metode analisis da tematik, tapi jangan disamakan tafsir atau ta’wil dengan hermeneutika, Yang mana hermeneutika ini adalah sebuah metode interpretasi teks Bibel, hermeneutika terutama digunakan untuk mengakomodasi dinamika perkembangan zaman. Dan inilah yang lantas melahirkan tradisi sekular-liberalisme di Barat pada abad pertengahan. Kini, hermeneutika yang berasal dari tradisi Barat-Nasrani tersebut coba diterapkan pada Alquran. ini sangat membahayakan ! karena hermeneutika tidaklah sama dengan metode tafsir dan ta’wil. Hermeneutika yang hanya menafsirkan kitab berdasarkan teks semata, tentulah tidak sama dengan Al Qur’an yang banyak mengandung kalimat atau ayat2 mutasyabihat ! Yang hanya bisa dita’wilkan oleh para mufassirin. Kemudian tafsir Al Qur’an juga mengikuti perkembangan dalam menafsirkannya, yang mana penafsirannya disesuikan dengan gerakan2 alam yang terjadi pada saat ini, sebelumnya, maupun akan datang. itulah indahnya Al Qur’an, yang dapat di pegang di sepanjang masa. Belum lagi jika kita bawa Al Hadits sebagai sandaran maka semakin memperkuat tafsir dan ta’wil dalam sebuah ayat tersebut ! Subhanallah… ternyata Allah lebih rapi dalam menetapkan sesuatu ! Sehingga sangat sulit,bahkan tidak ada yang mampu untuk menggantikannya dengan apapun !!!
    Semoga kita terjaga dari segala hal yang dapat membawa kita pada hal-hal yang sungguh jelas ke dhaifannya. !!
    Wallahu A’lam bish Shawab !

  25. Seperti yang telah dijelaskan di dalam al-qur’an bahwa kita dilarang menafsirkan al-qur’an dengan penafsiran kita sendiri. jadi untuk menafsirkan sebuah ayat al-qur’an perlunya pemahaman dan ilmu yang khusus dalam penafsiran tersebut.
    begitu pula ketika membaca Al-qur’an harus melafalkan sesuai dengan ayat tersebut dengan baik, benar dan fasih. Salah dalam melafalkan ayat maka akan merubah makna dari ayat tersebut. Membaca al-qur’an adalah ibadah ketika dibaca dengan fasih dan benar, begitu pula sebaliknya. dan jangan lupa untuk mengamalkannya.

  26. suryani 1091100218
    kelas khusus ( aliyah )

    menurut saya AL-qura’a, itu sudah sangat bagus bahkan paling bagus dari karangan manapun dan menyeluruh bagi umat setiap umat manusia,jadi ketika bapak mengatakan bahwa al-qur’an belum matang saya kurang setuju,sebenarnya yang kurang matang adalah diri kita sendiri dalam memahami al-qur’an,dengan ilmu hermeneutik al-qur’an saya sangat setuju sekali,karena insallah ilmu itu akan menggali jauh apa yang di dalam al-qur’an yang belum kita ketahui,tapi perlu diketahui jangan dengan ilmu tersebut kita mengubah maksud al-qur’an sesuiai dengan apa yang kita inginkan karena untuk masalah atau tujuan pribadi kita,karena hal itu dapat berakibta patal sekali.
    di akhir tulisan ini saya berharap mudah-mudahan kita dapat mengamalkan apa isi al-qur’an jangan cuman mempelajarinya tapi tidak pernah mengamalkannya.amin ya rabbal alamin…..

  27. Al Qur’an yang diturunkan oleh Allah, dengan cepat dan rahasia ternyata mengandung berbagai makna dalam penafsirannya. Tafsir, dan ta’wil adalah kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Jika dipisahkan, maka makna yang terdapat dalam suatu ayat tidak akan menjadi jelas. Al Qur’an sebagaimana ia diturunkan oleh Allah SWT mempunyai keunggulan-keunggulan yang membuatnya istimewa dibanding kitab suci lainnya. Ia adalah kitab Ilahi, kitab suci yang menjadi mukjizat, kitab yang memberikan penjelasan dan dimudahkan untuk dipahami, kitab suci yang dijamin pemeliharaan keautentikannya, kitab suci bagi agama seluruhnya, kitab bagi seluruh zaman, dan kitab suci bagi seluruh manusia. Namun dalam kemudahannya ini, tentunya dilakukan dengan metode-metode tafsir, dan ta’wil. Agar mudah dimengerti lagi, hal-hal ini dibuktikan dengan kejadian2 alam di Bumi Allah ini. Ayat-ayat Al Qur’an yang bersifat Global ini memang selayaknya untuk di tafsir dan di ta’wilkan. Mengingat dibutuhkannya penjelasan2 yang akurat, dan dari As Sunnah, untuk lebih memperjelas apa-apa yang masih bersifat umum tersebut. Terima kasih.
    Wassalam…

  28. al quran kalamulloh yang di turunkan pada nabi MUHAMMAD (SAW) supaya dapat memberi petunjuk pada ummat seluruh alam.saya mau tanya.mengapa al quran bersifat global dan universal???????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: