Kekerasan Terhadap Perempuan

Agama merupakan suatu bentuk keyakinan yang kemudian menjadi sumber inspirasi bagi peradaban sekaligus anomali peradaban itu sendiri. Implikasinya, agama tidak sekedar masalah yang terkait dengan persoalan metafisis dan supranatural tetapi juga telah memaksa masuk pada wilayah realitas sosial. Keduanya merupakan unitas yang tak terpisahkan.

Kemudian, agama dalam implikasinya akan mendasarkan diri pada landasan-landasan ajarannya untuk kemudian dipraktekkan dalam warna-warni aktifitas penganutnya. Dan Islam sebagai salah satu agama teks, akan mendasarkan diri pada dua dasar teks otoritatif, al-Quran dan al-Sunnah. Baca Selanjutnya…

5 Tanggapan

  1. Assalamu’alaikum Wr.Wb
    sebuah tulisan yg luar biasa……
    Sebuah fenomena luar biasa dlm masyakat kita, terjadinya “marginalisasi” perempuan, begitulah banyak orang menyebutnya. Dengan berbagai dalih banyak kaum “laki-laki” melakukan hal spt yg ada dlm tulisan yg telah sy bca dgn seksama.
    Melihat fenomena spt ini terkadang menjadi sgt miris akn tetapi di berbagai kesempatan saya byk melakukan penelitian dg melihat kenyataan yg ada dan hasilnya jg banyak dr perempuan yg memang sulit keluar dr jalur spt yg telah disebutkan dlm tulisan ini dg berbagai alasan tentunya (cinta,aib,dsb).
    Tapi tak dapat dipungkiri juga itu adalah sebuah kebenaran dimana seorang istri harus menghormati suami di mana ialah imam keluarga dan menjadi panutan dlm sebuah rumah rumah tangga.
    Kenyataan lain yg pernah sy lihat adalah dr sebuah film dokumenter tentang kebebasan perempuan, dimana ia melampiaskan kekecewaannya atas kegagalan sebuah rumah tangga dengan menjadi lesbian bahasa sehari2nya dengan tetap memelihara anaknya dengan penuh kasih sayang. Ini adalah sebagian kecil dr bentuk protes kaum perempuan atas segala bentuk perlakuan keras laki2.
    Nah, berdasarkan tulisan di atas saya meyakini bahwa penulis adalah orang yg sadar akan kedudukan laki2 n perempuan dlm agama, bagaimana meaplikasikan rasa saling menghormati diantara keduanya dalam rumah tangga dan masyrakat, maka perlu kiranya fakta2 dilapangan dijadikan sebagai kekuatan untuk mengungkap kebenaran untuk kemudian bersama2 dgn pendekatan emosional n instansi terkait menghapus atau jika terlalu berat mengurangi segala macam bentuk kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga dan masyarakat.
    Menghimbau kepada seluruh pihak untuk tidak menafsirkan suatu ayat atau hadist dengan keinginan sendiri, karena jika hal itu terus terjadi maka tidaklah heran jika kemungkinan2 yang tidak diinginkan akan semakin banyak terjadi di kalangan masyarakat kita.
    Sebuah catatan kecil saya :
    Perempuan terlahir atas dasar kasih sayang, dengan segenap kelebihan n kekurangan yg diberikan kepadanya ia selalu berusaha melakukan yg terbaik untuk imamnya, untuk itu perlakukanlah ia dengan bijaksana dan penuh kasih sayang sebagaimana Rasulullah bijaksana terhadap istri2nya.
    Ketika ia (perempuan) melakukan kesalahan, tegurlah ia dengan kelembutan n ajarkan ia yg benar dgn tidak berkata kasar kepadanya, sungguh kelembutan itulah itulah yang akan membuat ia sangat menghormatimu dalam keadaan apapun.
    Wassalamualaikum Wr.Wb

  2. Assalamu’alaikum……?
    makalah ini sangat bagus karna dapat membangkitkan semangat wanita, dimana sdidalam makalh ini disebutkan beberapa kelemahan wanita apabila telah di sakiti oleh pasangan, mereka lebih cenderung menutup diri.
    namun disini saya kurang setuju dengan pendapat defacto, karna pada saat ini hukum di indonesia telah menerapkan bahwa jika ada seorang yang melihat kerabat atau tetangganya yang di siksa oleh suaminya maka kita diwajibkan melapor ke pihak yang berwajib (polisi), bukan karna kita hendak mencampuri urusan pribadi mereka tetapi ini sudah termasuk penganiayaan terhadap seseorang. pada saat ini banyak istri yang telah di siksa “dipukul, dicaci, dan dihina” mereka tidak mau mengadukan atau pun bercerita kepada kerabat atau sahabat karna mereka cenderung berfikiran bahwa membicarakan aib suami itu adalah dosa.
    mereka cenderung melihat permasalahan ini dari segi agama atau ketaatan istri kepada suami. mereka tidak memperdulikan akibat dari kekerasan yang di alaminya. berbagai fakta yang telah saya ketahui seorang wanita yang di siksa atau mengalami kekerasan dalam rumah tangganya mereka banyak yang mengalami stres bahkan gangguan jiwa.
    maka dari itu bangkitlah para wanita…
    karena allah menciptakan kita bukan untuk di caci ataubahan pukulan para pria.
    sebaiknya untuk kaum adam jangan lah selalu mengandalkan emosi dan kekerasan, belajarlah berdiskusi untuk memecahkan suatu permasalahan.
    saya berterima kasih kepada penulis karena dari bahan bacaan ini tentunya para pria akan sadar betapa pentingnya melindungi dan mengasihi wanita.
    wassalamu’alaikum wr.wb

  3. Seharusnya kekerasan dalam rumah tangga itu tidak terjadi kearena sepasang suami isteri harus saling menghargai hak dan kewajiban masing-masing. Keharusan adanya komunikasi yang baik dan mereda ego masing-masing dalam menyelesaikan masalah sehinnga permasalahan yang dihadapi bisa diselesaikan sehingga tidak mengacu pada kekerasan baik fisik maupun non-fisik.

  4. Assalamu’alaikum Wr.Wb….
    Tulisan ini begitu sangat menarik perhatian saya,karena perempuan selalu diidentikkan dengan makhluk lemah yang kadang menjadi sasaran empuk dlm terjadi kekerasan apabila dalam rumah tangga sedang menghadapi masalah. Makanya dmn2 yang ada kekerasan terhadap perempuan,bukan kekerasan terhadap laki2.
    Malah sekarang ada lembaga perlindungan perempuan,penyetaraan gender dll,utk mengangkat martabat perempuan yg di anggap lemah tadi walaupun ada yang pro kontra ttg lembaga2 yg ada di pemerintahan kita.

    Padahal Subhanallah bahwa Allah menjanjikan Surga di bawah telapak kaki Ibu.
    Sudah sepantasnya laki2 tidak selalu melakukan kekerasan terhadap perempuan karna msh banyak cara untuk bisa menyelesaikan masalah.

  5. Assalamu’alaikum Wr.Wb….
    Tulisan ini begitu sangat menarik perhatian saya,karena perempuan selalu diidentikkan dengan makhluk lemah yang kadang menjadi sasaran empuk dlm terjadi kekerasan apabila dalam rumah tangga sedang menghadapi masalah. Makanya dmn2 yang ada kekerasan terhadap perempuan,bukan kekerasan terhadap laki2.
    Malah sekarang ada lembaga perlindungan perempuan,penyetaraan gender dll,utk mengangkat martabat perempuan yg di anggap lemah tadi walaupun ada yang pro kontra ttg lembaga2 yg ada di pemerintahan kita.

    Padahal Subhanallah bahwa Allah menjanjikan Surga di bawah telapak kaki Ibu.
    Sudah sepantasnya laki2 tidak selalu melakukan kekerasan terhadap perempuan karna msh banyak cara untuk bisa menyelesaikan masalah.
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: